, ,

Kecelakaan Tunggal Bus Damri di Malinau Barat, Polisi: Kendaraan Mundur Akibat Kehilangan Tenaga

by -231 Views

News MalinauKecelakaan tunggal yang melibatkan Bus Damri terjadi di wilayah Malinau Barat, Kalimantan Utara, pada Rabu (20/11/2025) pagi. Insiden tersebut terjadi di Jalan Poros Tanjung Lapang–Long Bila, tepatnya di salah satu tikungan menanjak yang dikenal cukup curam. Polisi menyebut penyebab awal kecelakaan diduga karena bus kehilangan tenaga saat menanjak.

Pasca Kejadian Laka Tunggal Bus Damri Terjun ke Jurang, Aktivitas Terminal  Malinau Kaltara Sepi - Tribunkaltara.com
Kecelakaan Tunggal Bus Damri di Malinau Barat, Polisi: Kendaraan Mundur Akibat Kehilangan Tenaga

Kapolsek Malinau Barat, Ipda Bima Prasetya, menjelaskan bahwa bus yang mengangkut belasan penumpang itu melaju dari arah Tanjung Lapang menuju Long Bila. Saat memasuki tanjakan, mesin tiba-tiba drop hingga bus tidak mampu melaju dan akhirnya mundur tanpa kendali.

Baca Juga : Sempayang Heboh! Bus Melintang, Mobil Ringsek

“Dari keterangan sopir, bus hilang tenaga saat menanjak. Mesin tidak merespon meskipun pedal gas diinjak. Akhirnya bus bergerak mundur dan sopir tidak mampu mengendalikan laju kendaraan,” kata Bima.

Bus Mundur dan Terperosok ke Bahu Jalan
Akibat kehilangan kendali, bagian belakang bus terperosok ke bahu jalan yang licin. Bus sempat bergeser beberapa meter sebelum akhirnya berhenti setelah menabrak semak belukar di sisi kiri jalan. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat dalam insiden ini.

Menurut polisi, kondisi jalan yang licin usai diguyur hujan turut memperparah situasi. “Selain mesin hilang tenaga, kondisi jalan yang basah dan licin membuat roda sulit mencengkeram. Itu sebabnya bus semakin sulit dikendalikan,” jelas Kapolsek.

Penumpang Alami Luka Ringan, Tidak Ada Korban Jiwa
Sebagian penumpang mengalami luka ringan akibat benturan, namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Para penumpang langsung dievakuasi polisi dan warga yang melintas. “Syukur tidak ada korban berat. Beberapa penumpang hanya mengalami memar dan sudah mendapatkan perawatan di Puskesmas terdekat,” ujar Bima.

Sementara itu, sopir Bus Damri, Heri Purnama, mengatakan bahwa bus dalam kondisi normal saat berangkat. Namun sesampainya di tanjakan, tenaga mesin tiba-tiba hilang. “Saya sudah turunkan gigi dan coba kontrol rem. Tapi karena jalan licin, bus tetap mundur. Saya berusaha arahkan ke kiri supaya tidak masuk jurang,” terangnya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan dan Imbau Perusahaan Evaluasi Unit Armada
Polsek Malinau Barat bekerja sama dengan Unit Laka Satlantas Polres Malinau kini melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pengecekan kondisi teknis bus. Petugas juga meminta Damri setempat untuk melakukan evaluasi unit armada yang digunakan di jalur tanjakan.

“Kami berharap perusahaan transportasi benar-benar memastikan kondisi bus dalam keadaan optimal. Jalur ini banyak tanjakan dan rawan longsor, jadi harus ekstra hati-hati,” kata Bima.

Hingga sore hari, evakuasi bus masih berlangsung mengingat medan yang cukup sulit. Polisi mengimbau pengendara untuk berhati-hati saat melintas, terlebih pada kondisi hujan yang dapat membuat jalan semakin licin dan membahayakan.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.