News Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, meningkatkan percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 menjelang akhir tahun anggaran. Dengan sisa waktu kurang lebih 25 hari, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengebut progres kegiatan agar target realisasi tercapai.

Percepatan Realisasi APBD
Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, H. Arief Gunawan, menyatakan percepatan ini penting untuk memastikan program dan kegiatan pembangunan tidak tertunda. “Kita tinggal kurang lebih 25 hari menuju akhir tahun anggaran, sehingga semua OPD harus bekerja maksimal untuk menyelesaikan realisasi kegiatan,” ujar Arief, Selasa (19/11).
Baca Juga : Pemprov Kaltara Perkuat Tim Tanggap Insiden Siber Hadapi Ancaman Keamanan Digital
Koordinasi OPD dan Pengawasan
Bupati Malinau, H. Syahruddin, menegaskan pentingnya koordinasi antar-OPD agar progres anggaran dapat tercapai dengan baik. “Kami mendorong seluruh kepala OPD untuk segera menuntaskan administrasi dan pencairan dana kegiatan, serta memastikan output program dapat dirasakan masyarakat,” katanya.
Selain itu, Tim Pengawal, Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) ikut memantau realisasi anggaran untuk mencegah penyimpangan dan memastikan setiap kegiatan berjalan transparan.
Target Realisasi dan Tantangan
Hingga saat ini, realisasi APBD Kabupaten Malinau telah mencapai sekitar 75 persen. Meski progres cukup signifikan, masih ada tantangan terkait administrasi, persetujuan dokumen, dan distribusi material kegiatan yang harus diselesaikan tepat waktu.
“Target kita adalah mencapai realisasi maksimal sebelum akhir tahun. Ini penting agar program pembangunan tidak terhenti dan pelayanan publik tetap berjalan optimal,” tegas Arief.
Harapan bagi Masyarakat
Percepatan realisasi APBD diharapkan berdampak langsung pada peningkatan layanan publik dan pembangunan infrastruktur yang menyentuh masyarakat. Pemerintah Kabupaten Malinau menekankan bahwa keberhasilan pencapaian target APBD akan meningkatkan efektivitas program pembangunan daerah secara keseluruhan.
“Kami berharap masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan yang tepat waktu dan berkualitas,” pungkas Bupati Syahruddin.







