, ,

Pemkab Malinau Minta Camat Tingkatkan Kinerja dan Antisipasi Tantangan Daerah

by -460 Views

News Malinau – Pemerintah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, menegaskan pentingnya peran camat dalam memahami dan mengantisipasi berbagai tantangan pembangunan daerah di masa mendatang. Hal ini disampaikan Bupati Malinau Wempi W. Mawa dalam rapat koordinasi (rakor) kecamatan yang digelar di Aula Kantor Bupati Malinau, Kamis (7/11/2025).

Bupati Malinau Dorong Camat Jadi Penggerak Pembangunan Lewat Lima Program  Unggulan - BACABAH.COM
Pemkab Malinau Minta Camat Tingkatkan Kinerja dan Antisipasi Tantangan Daerah

Camat Jadi Garda Terdepan Pembangunan Daerah

Dalam arahannya, Bupati Wempi menegaskan bahwa camat memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kecamatan. Oleh karena itu, mereka dituntut memahami arah kebijakan pembangunan daerah, dinamika sosial, hingga potensi konflik di wilayah masing-masing.

Baca Juga : Komisi Reformasi Polri Ditargetkan Lapor dalam Tiga Bulan

“Camat adalah perpanjangan tangan pemerintah daerah. Mereka harus mampu membaca situasi dan kebutuhan masyarakat secara cepat agar kebijakan pemerintah bisa tepat sasaran,” ujar Wempi.

Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi Kabupaten Malinau semakin kompleks, terutama dengan perkembangan pembangunan wilayah perbatasan dan percepatan program prioritas nasional. “Kecamatan harus tangguh dan adaptif menghadapi perubahan. Kita tidak bisa hanya bekerja rutin, tapi harus berpikir strategis,” tegasnya.


Penguatan Kapasitas dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kesempatan tersebut, Wempi juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas aparatur kecamatan. Pemerintah daerah berkomitmen memperkuat dukungan terhadap peningkatan kompetensi camat dan perangkatnya melalui pelatihan manajerial serta digitalisasi pelayanan publik.

“Kita akan dorong kecamatan menjadi pusat pelayanan yang responsif, efisien, dan berbasis data. Kolaborasi dengan instansi lain juga harus terus diperkuat,” kata Wempi.

Selain itu, camat diminta lebih proaktif menjalin komunikasi dengan tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi masyarakat untuk memperkuat ketahanan sosial. “Kemitraan sosial penting agar setiap kebijakan mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat,” imbuhnya.


Fokus pada Kesejahteraan dan Ketahanan Wilayah

Rakor tersebut juga membahas beberapa isu strategis, antara lain peningkatan ekonomi lokal, penanganan stunting, ketahanan pangan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana. Bupati Wempi menekankan, seluruh camat harus mampu menyusun rencana kerja yang realistis dan sesuai kondisi lapangan.

“Semua program harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai ada kecamatan yang berjalan tanpa arah,” ujarnya menegaskan.

Wempi berharap, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan kecamatan, Malinau mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan sekaligus menjaga keutuhan wilayah perbatasan sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.